Wisata Jawa Tengah

  • Home
  • About
  • Theme
  • Design
  • Tutorial
  • Freebies
  • Photography
  • Download Theme
Showing posts with label Wisata Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Wisata Sejarah. Show all posts

Menjelajahi 7 Wisata Sejarah Di Banda Aceh  


Masjid Raya Baiturrahman

AdeevaTravel - Kota Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi dari Nangroe Aceh Darussalam, Indonesia dulunya merupakan lima kerajaan Islam terbesar di dunia yang banyak menyimpan berbagai situs peninggalan sejarah dari berbagai masa. Mulai dari masa kesultanan, kolonial Belanda, Masa bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Masa konplik hingga masa tsunami. Berbagai situs wisata sejarah tersebut antara lain Masjid Baiturrahman, Komplek Taman Ghairah, Museum Sejarah Aceh, Museum Tsunami dan berbagai macam situs peninggalan sejarah lainnya yang terdapat di berbagai sudut kota Islam tertua di Asia Tenggara ini.



Dengan latar belakang sejarah yang beraneka ragam ini, Ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ini menawarkan Wisata Sejarah yang menarik untuk Anda jelajahi. Berikut 7 Wisata Sejarah Di Banda Aceh yang wajib Anda jelajahi saat berlibur ke Banda Aceh.

1. Masjid Raya Baiturrahman


Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman adalah simbol utama Kota Banda Aceh yang terletak di sebelah selatan Sungai Kreung Aceh. Masjid dengan menara setinggi 75 meter dengan 7 kubah ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1612 masehi.

Dengan gaya arsitektur yang indah dan megah yang mirip dengan Taj Mahal di India ini menjadi titil pusat dari segala kegiatan di Aceh Darussalam. Sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi, Masjid Raya Baiturrahman menjadi objek Wisata Religi yang mampu membuat Anda berdecak kagum akan sejarah dan keindahan arsitekturnya.

Masjid Raya Baiturrahman juga merupakan salah satu Masjid Terindah di Indonesia yang memiliki arsitektur yang sangat indah dan memukau. Dengan ukiran yang sangat menarik, halaman yang luas dan kolam pancuran air bergaya Kesultanan Turki Utsmani, Anda akan merasakan kesejukan jiwa dan hati apabila berada di dalam masjid ini.

2. Museum Negeri Aceh


Museum Negeri Aceh

Museum Negeri Aceh adalah obyek wisata yang patut dikunjungi karena menyimpan kebudayaan “Tanah Rencong” pada masa lalu. Museum ini berbentuk sebuah rumah tradisional Aceh (Rumoh Aceh) dan memiliki halaman yang hijau yang luas. Terletak di Jalan Sultan Alaidin Mahmud Syah.

Di dalam museum ini terdapat barang-barang kuno seperti keramik, persenjataan serta benda-benda budaya lainnya seperti pakaian adat, perhiasan, kaligrafi, alat rumah tangga dan masih banyak lagi.

Lebih lagi juga terdapat sebuah lonceng besar yang diberi nama “Lonceng Cakra Donya”, sebuah lonceng hadiah dari Maharaja China untuk Kerajaan Pasai yang diantar oleh Laksamana Cheng Ho pada tahun 1414. Lonceng ini juga menjadi salah satu bukti kejayaan Kerjaan Aceh pada masa lalu.

3.  Benteng Indra Patra


Benteng Indra Patra

Benteng Indra Patra ini menjadi salah satu bukti sejarah sebagai tempat pertahanan masyarakat kerajaan Lamuri dari serangan Portugis. Terletak di dekat pelabuhan Krueng Raya berhadapan langsung dengan Selat Malaka. 

Benteng ini berbentuk persegi dengan ukuran sekitar 70 meter persegi, dengan tinggi 4 meter dan berdinding kokoh dengan ketebalan sekitar 2 meter. Dengan bentuk yang unik di dalamnya terdapat bebatuan berbentuk lorong kecil yang terbuat dari beton kapur. Benteng ini merupakan situs penting bagi masyarakat Aceh. Terdapat kisah perlawanan, pemberontakan, intrik dan kepahlawanan orang dibalik sejarah benteng ini.

4. Kerkhoff


Kerkhoff

Kerkhoff adalah sebuah komplek kuburan serdadu Belanda yang gugur dalam peperangan melawan rakyat Aceh. Komplek makam yang cukup luas ini berlokasi di Jalan Teuku Umar, disamping Blang Padang, Banda Aceh.

Kerkhoff dibangun pada tahun 1880 dan di dalam komplek ini terdapat kurang lebih 2.200 kuburan serdadu Belanda yang dimakamkan Jenderal JHR Kohler yang gugur ditembak oleh pasukan Aceh di depan Masjid Raya Baiturrahman.

Selain itu pengunjung juga bisa mengetahui kisah-kisah tentang prajurit semasa hidupnya yang diceritakan sekilas pada batu nisan. Kuburan-kuburan ini seolah bercerita kepada pengunjung tentang bagaimana “penghuninya” semasa hidup.

 5. Komplek Taman Ghairah


Komplek Taman Ghairah

Taman putroe phang (putri pahang) atau Taman Ghairah ialah taman yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya. Taman ini sebenarnya permintaan dari sang permaisuri agar permaisuri tidak kesepian saat sultan melaksanakan kewajibannya sebagai pemimpin, karena sultan sangat mencintai putri pahang yang tidak lain ialah sang permaisuri yang barasal dari kerajaan pahang, lalu sultan pun membangun Taman Putro phang yang sampai saat ini masih berdiri sebagai icon penting tanah rencong. Didalam lingkungan istana pun terdapat sebuah taman yang luas, yang disebut taman ghairah, Ditaman ini pun terdapat sebuah gerbang berbentuk kubah yang diisebut pinto khop, yaitu gerbang yang menghubungkan taman putroe phang dengan istana, Pinto Khop ini memiliki sesuatu ciri khas yang unik yaitu arsitektur pintunya memiliki ornamen bermotif sulur dan bagian atasnya berbentuk seperti mahkota. Disana pun terdapat gunongan, yaitu tempat permaisuri mengeringkan rambut setelah selesai berendam.

Namun sayang, icon kota yang merupakan bukti nyata bahwa adanya kesultanan diaceh ini pun kurang diminati banyak orang, pasalnya orang orang lebih meminati tempat tempat yang lebih menghibur, bukan tempat tempat yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. 

6. Makam Sultan Iskandar Muda


Makam Sultan Iskandar Muda

Makam Sultan Iskandar Muda - Bagi masyarakat Aceh tentunya sudah kenal dengan Sultan Iskandar Muda? Sultan yang arif dan bijaksana ini merupakan tokoh yang sangat penting dalam masa kesultanan Aceh dan bahkan beliau merupakan sultan terbesar dalam sepanjang sejarah kesultanan Aceh yang di pimpinnya pada tahun 1607 sampai tahun 1636.

Makam Sultan Iskandar Muda sekarang dapat ditemukan di dalam komplek baperis, kelurahan peuniti, kecamatan baiturrahman, banda Aceh. Untuk menuju lokasi wisata sejarah makam Sultan Iskandar Muda ini cukuplah gampang, walau tidak ada angkutan umum atau biasa masyarakat Aceh menyebutnya labi labi yang melintas ke jalan ini, namun pengunjung bisa naik labi labi untuk lebih mendekati lokasi ini.

Makam beliau sangat terawat dan bersih, terdapat pagar pembatas yang mengelilingi makam Sultan Iskandar Muda ini serta ditambah atap yang memiliki tingkat tiga menambah kesan makam ini sangat megah. Ukiran ukiran kaligrafi yang terdapat sepanjang sisi makam menambah kesan islami yang pernah berjaya pada masa kepemimpinannya. 

Di luar pagar makam tepatnya disamping makam terdapat pohon besar yang rindang, membuat suasana sekitar tetap sejuk walau cuaca sedang panas. Di bawah pohon terdapat pula meriam yang diletakkan menghadap ke arah depan jalan masuk makam, menambah kesan betapa hebatnya Sultan Iskandar Muda ini dalam masa kepemimpinannya. 

Di depan pintu masuk makam terdapat tugu yang menceritakan kisah singkat tentang makam Sultan Iskandar Muda sebagai pahlawan nasional dan dari lapangannya yang sudah di beri keramik ini terlihat jelas nama Sultan Iskandar Muda pada tugu di sebelah kanan bangunan.

Kebanyakkan dari wisatawan yang berkunjung ketempat ini bertujuan untuk berziarah untuk mengenang seorang tokoh besar baik dalam bidang agama ataupun pahlawan di kota yang memiliki julukkan serambi mekah ini. Tak hanya berziarah, tentunya mereka juga mengirimkan doa kepada sang Sultan.

7. Museum Tsunami Aceh


Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum yang terletak di kota Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudera Hindia pada tahun 2004 yang sekaligus sebagai tempat Pusat Pensdidikan dan tempat perlindungan darurat jika Bencana Tsunami terjadi kembali.

Museum Tsunami Aceh dirancang oleh arsitek asal Indonesia, Ridwan Kamil. Museum ini merupakan sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi — untuk menciptakan kembali suasana dan kepanikan saat tsunami. Dinding museum dihiasi gambar orang-orang menari Saman, sebuah makna simbolis terhadap kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya dirancang mirip rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami.

Bangunan ini memperingati para korban, yang namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang terdalam museum, dan warga masyarakat yang selamat dari bencana ini

Nah itulah Tujuh Wisata Sejarah Banda Aceh yang patut dijelajahi bila Anda berlibur ke kota Banda Aceh. Semoga artikel ini menjadi referensi yang menarik untuk menentukan liburan Anda yang akan datang.

Menjelajahi 7 Wisata Sejarah Di Banda Aceh   A deevaTravel - Kota Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi dari Nangroe Aceh Darussalam, Indone...

March 21, 2016

MENJELAJAHI 7 WISATA SEJARAH DI BANDA ACEH
0

Menelusuri Keindahan Pulau Morotai Di Maluku Utara


Pulau Morotai

AdeevaTravel-Morotai adalah sebuah pulau seluas 695 mil persegi/1.800 km² yang terletak di Kepulauan Halmahera, propinsi Maluku Utara, Indonesia. Pulau ini menjadi salah satu pulau utama dari 10 pulau yang akan dikembangkan oleh Kementrian Pariwisata Indonesia dalam menyambut 20 juta turis di tahun 2019.

Diving Pulau Morotai

Selain menikmati keindahan bawah lautnya yang sangat eksotik di pulau ini kita juga dapat menelusuri jejak sejarah Perang Dunia II dimana pulau yang sangat indah ini pernah berjaya pada masa Perang Dunia II sebagai basis kekuatan sekutu. Letaknya yang cukup strategis di bibuir Samudra Pasifik sehingga Pulau Morotai menjadi sebuah pulau yang fotensial untuk pengembangan Wisata Bahari dan sejarah di kawasan timur Indonesia.

Pulau Morotai yang dikelilingi oleh pulau-pulau kecil seperti Pulau Dodola, Pulau Kolorai dan Pulau Zumzum terkenal akan keindahan bawah lautnya yang kaya akan berbagai jenis terumbu karang, hewan laut dan berbagai jenis biota laut lainnya. 

Salah satu keunggulan wisata bahari di Pulau Morotai adalah para wisatawan dapat memilih beberapa spot diving yang ada disekitar perairan Pulau Morotai. Laut yang bening dan hamparan terumbu karang yang sangat indah serta aneka ragam jenis ikan dan biota laut lainnya menyuguhkan pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan.

Peninggalan bawah laut Pulau Morotai

Salah satu spot diving yang paling digemari para penyelam di Pulau Morotai adalah spot diving kapal karam (wreck) yang hanya Anda dapat di temukan di Pulau Morotai. Anda akan merasa kagum menyelam di sela-sela kapal karam bekas Perang Dunia II ini.

Wisata Sejarah

Bangkai kapal karam di Pulau Morotai

Di Pulau Moratai Anda juga dapat menyaksikan jejak sejarah sisa-sisa Perang Dunia II dimana tentara sekutu menjadikan pulau ini sebagai markas untuk melancarkan serangan ke Filipina dan Jepang. Di wilayah ini Anda juga dapat menyaksikan Patung Jenderal Dauglas MacArthur yang memimpin sekutu di wilayah ini yang letaknya di Pulau Zumzum tidak jauh dari Pulau Morotai dan tempat pemandian Jenderal Dauglas MacArthur di air kaca. 

Museum Perang Dunia II Di Pulau Morotai

Pulau ini menjadi landasan pesawat terbang bagi Jepang selama Perang Dunia II sebelum akhirnya tentara sekutu mengambil alih pulau ini pada September 1944 dan digunakan sebagai landasan tentara sekutu untuk menyerang Filipina pada awal tahun 1945 dan ke Borneo Timur pada bulan Mei dan Juni tahun yang sama. Pulau ini juga merupakan basis untuk serangan ke Pulau Jawa pada Oktober 1945 yang ditunda setelah penyerahan diri Jepang pada bulan Agustus tahun 1945.

Tempat Pemandian Air Kaca Di Pulau Morotai

Selain itu Anda juga dapat mengunjungi Kakarai River, Tempat persembunyian Nakamura selama 30 tahun di Hutan Morotai setelah kalah dari perang melawan sekutu. Objek wisata sejarah lain yang dapat Anda saksikan adalah Museum benda-benda peninggalan Perang Dunia II serta pangkalan udara tentara sekutu.

Kerajinan Tangan

Aksesoris dari Besi Putih Pulau Morotai

Satu-satunya kerajinan tangan khas Pulau Morotai adalah aksesoris perhiasan yang terbuat dari besi putih. Aneka macam aksesoris seperti gelang, kalung, cincin dari besi putih dapat Anda beli sebagai kenang-kenangan di tempat-tempat penjualan aksesoris. Bahan baku besi putih ini di ambil dari benda-benda peninggalan sejarah Perang Dunia II yang cukup banyak terdapat di sana.

Morotai memang sedang bersolek, saat ini pembenahan sedang dilakukan disana sini. Secara umum infrastruktur fisik dan sarana publik terus dan sedang ditata guna menjadikan Morotai destinasi wisata bahari dan wisata sejarah di ujung utara nusantara serta terget pemerintah mendatangkan 20 juta wisatawan ke Indonesia pada tahun 2019 dapat terlaksana. 

dari berbagai sumber
 

Menelusuri Keindahan Pulau Morotai Di Maluku Utara AdeevaTravel - Morotai adalah sebuah pulau seluas 695 mil persegi/1.800 km² yang terletak...

November 06, 2015

MENELUSURI KEINDAHAN PULAU MOROTAI DI MALUKU UTARA
0

Istana Maimun Istana Termegah Di Indonesia  


istana maimun

AdeevaTravel-Istana Maimun adalah istana kesultanan Deli yang merupakan salah satu ikon dari kota Medan. Istana ini terletak di Jalan Bridgadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.

Istana Maimun terkadang di sebut juga dengan Istana Putri Hijau yang merupakan istana kebesaran Kerajaan Deli. Istana ini di dominasi oleh warna kuning, warna kebesaran Kerajaan Melayu.  

istana maimun

Di desain oleh arsitek Italia yang di bangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa Alamsyah, Beliau adalah putra sulung dari Sultan Mahmud Perkasa Alam pendiri kota Medan. Pembangunan istana ini di mulai pada 26 Agustus 1888 dan selesai pembangunannya pada 18 Mei 1891. Istana yang memiliki luas sebesar 2.772 meter persegi dan terdiri dari 30 ruangan ini terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian. Bagian tersebut melingkupi bangunan induk, bangunan sayap kanan dan bangunan sayap kiri. Bangunan Istana Maimun menghadap ke utara dan pada sisi depannya terdapat sebuah bangunan Masjid Al-Mashun atau yang lebih di kenal dengan sebutan Masjid Raya Medan.

sayap samping istana maimun

Sejak tahun 1946, Istana ini di huni oleh ahli waris Kesultanan Deli. Dalam waktu-waktu tertentu istana ini sering di adakan pertunjukan musik tradisional Melayu. Biasanya pertunjukkan-pertunjukkan tersebut di helat dalam rangka memeriahkan pesta perkawinan atau kegiatan sukacita lainnya. Selain itu dua kali dalam setahun, Sultan Deli biasanya mengadakan acara silahtuhrahmi antar keluarga besar istana. Pada setiap malam Jum;at, para keluarga sultan mengadakan acara rewatib adat (semacam wiridan keluarga).

Istana Maimun sekarang menjadi tempat tujuan Wisata Sejarah. Hal ini bukan saja karena usianya yang sudah tua tetapi tetapi desain interiornya yang unik mewariskan unsur-unsur kebudayaan melayu dipadukan dengan Budaya Islam, Spanyol, India dan Italia. 


singgasana raja istana maimun

Bagi para pengunjung yang datang ke Istana Maimun, Mereka masih bisa melihat-lihat koleksi yang dipajang di ruang pertemuan seperti foto-foto keluarga sultan, perabot rumah tangga Belanda Kuno dan berbagai jenis senjata. Di istana ini juga terdapat meriam buntung yang memiliki legenda tersendiri. Orang Medan menyebut meriam ini dengan sebutan Meriam Puntung.

meriam puntung istana maimun

Kisah meriam puntung ini punya kaitan dengan Putri Hijau. Dikisahkan, di Kerajaan Timur Raya, hiduplah seorang putri yang cantik jelita, bernama Putri Hijau. Ia disebut demikian, karena tubuhnya memancarkan warna hijau. Ia memiliki dua orang saudara laki-laki, yaitu Mambang Yasid dan Mambang Khayali. Suatu ketika, datanglah Raja Aceh meminang Putri Hijau, namun, pinangan ini ditolak oleh kedua saudaranya. Raja Aceh menjadi marah, lalu menyerang Kerajaan Timur Raya. Raja Aceh berhasil mengalahkan Mambang Yasid. Saat tentara Aceh hendak masuk istana menculik Putri Hijau, mendadak terjadi keajaiban, Mambang Khayali tiba-tiba berubah menjadi meriam dan menembak membabi-buta tanpa henti. Karena terus-menerus menembakkan peluru ke arah pasukan Aceh, maka meriam ini terpecah dua. Bagian depannya ditemukan di daerah Surbakti, di dataran tinggi Karo, dekat Kabanjahe. Sementara bagian belakang terlempar ke Labuhan Deli, kemudian dipindahkan ke halaman Istana Maimun.

Setiap harinya istana maimun terbuka untuk umum kecuali bila ada penyelenggaraan upacara khusus yang diadakan oleh keluarga istana.    

Istana Maimun Istana Termegah Di Indonesia   A deevaTravel - Istana Maimun adalah istana kesultanan Deli yang merupakan salah satu ikon d...

October 14, 2015

ISTANA MAIMUN ISTANA TERMEGAH DI INDONESIA
0

Penemuan Arca Kuno Kerajaan Kediri Di Situs Tondowongso


Penemuan Arca Kuno Kerajaan Kediri Di Situs Tondowongso

AdeevaTravel-Sebuah Arca Kuno berbentuk Patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat  ditemukan oleh seorang warga di desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kediri, Jawa Timur, pada tahun 2007. Meski kondisinya tidak utuh dan rusak karena penggalian dilakukan oleh penduduk setempat. Penemuan ini merupakan bukti peninggalan Kerajaan Kediri yang sebelumnya hanya diketahui dari karya-karya seni saja.

Penemuan Arca Kuno Kerajaan Kediri Di Situs Tondowongso

Situs seluas lebih dari satu hektar ini dianggap sebagai penemuan terbesar untuk periode klasik sejarah Indonesia dalam 30 tahun terakhir. Penemuan ini sekaligus merupakan petunjuk letak Kerajaan Kediri yang berdiri sekitar 1.000 tahun yang lalu.

Menurut Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Trowulan, Jawa Timur, Dewa Syiwa adalah lambang pelebur atau perusak.

Meskipun patung-patung ini sudah terkubur selama ratusan tahun, Namun kondisinya masih tetap baik. Secara keseluruhan telah ditemukan 11 arca di lokasi tersebut seperti Arca Dewa Durga Mahesa Suramardhini, Arca Dewa Nandi, Yoni, Arca Dewa Surya, Arca Dewa Chandra, Arca Siwa Mahakala, Arca Siwa Mahaguru, Arca Ardhanari, Arca Nandi, Lingga, Fragmen Arca, Fragmen bata berhias, Struktur bangunan bata dan diperkirakan masih banyak lagi yang masih tertanam di dalam tanah.

Penemuan Arca Kuno Kerajaan Kediri Di Situs Tondowongso

"Penemuan patung-patung ini diyakini juga sebagai tempat bekas pemujaan ummat Hindu pada zaman Kerajaan Kediri dari abad ke-11 masehi. Dan tempat penemuan di situs Tondowongso ini diperkirakan seluas 1 hektar yang dapat menampung ratusan ummat pada zamannya", kata I Made Kusuma Jaya, Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Trowulan.

Sejarah Kediri

Salah seorang peneliti di Balai Pelestarian Peninggalam Purbakala Trowulan mengatakan,"Peneltian terhadap situs Tondowongso sangatlah penting karena bisa memberi petunjuk mengenai letak Kerajaan Kediri yang hingga saat ini belum diketahui".

Kerajaan Kediri berdiri sejak 1.000 tahun yang lalu saat Kerajaan Mataram Hindu Jawa Tengah pindah ke Kediri, Jawa Timur. Masa Kerajaan Kediri kemudian surut setelah dikuasi oleh Kerajaan Singosari dan Kerajaan Majapahit.

Bagi masyarakat Kediri sendiri selama ini, Masa Kerajaan Kediri hanya merupakan mitos yang diceritakan secara turun temurun atau bacaan selintas dalam buku sejarah.

Selama ini Kerajaan Kediri hanya dikenal sebagai suatu era yang banyak meninggalkan karya sastra seperti cerita tentang Arjuna Wiwaha, Mahabrata, Krisnayana dab bentuk tulisan jawa kuno atau Kediri Kwadran.

Namun dengan ditemukannya arca-arca kuno di situs Tondowongso bisa membuktikan bahwa kejayaan kerajaan itu tidak hanya memiliki keahlian di bidang kesusastraan saja tetapi juga memiliki kemampuan seni pahat yang tinggi.

Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Trowulan Jawa Timur berencana melakukan pemugaran Situs Tondowongso agar bisa diteliti secara mendalam sehingga pengetahuan sejarah keberadaan Kerajaan Kediri lebih lengkap.

Sumber:bbc.co.uk

Penemuan Arca Kuno Kerajaan Kediri Di Situs Tondowongso A deevaTravel -Sebuah Arca Kuno berbentuk Patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuk...

August 17, 2015

PENEMUAN ARCA KUNO KERAJAAN KEDIRI DI SITUS TONDOWONGSO
0
Previous PostOlder Posts Home

Labels

  • Destinasi Populer
  • Jawa Tengah
  • News
  • Peluang Bisnis
  • Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Belanja Dan Kuliner
  • Wisata Budaya
  • Wisata Dunia
  • Wisata Pantai
  • Wisata Pegunungan
  • Wisata Sejarah

Popular Posts

  • Daftar Wisata Pantai Di Provinsi Banda Aceh
    Bertamasya tidak ada habisnya terus melakukan explore hingga ke pelosok-pelosok daerah hingga menemukan bahwa indonesia itu indah guys dan t...
  • Daftar Wisata Di Riau dan Kepulauan Riau
    Riau sangat sedikit tempat wisata yang terekspos di provinsi ini namun  tenpat wisata yang ada di provinsi ini sangat menarik  dan tidak kal...
  • INILAH 10 KAPAL PESIAR TERBESAR DI DUNIA
    Inilah 10 Kapal Pesiar Terbesar Di Dunia   A deevaTravel - Kapal Pesiar adalah salah satu bentuk kemewahan dari dunia. Mereka adalah Hotel ...

Advertisement

Advertisment

Advertisement

Follow Us

Report Abuse

About Me

Unknown
View my complete profile

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Arsip Blog

  • August 2017 (1)
  • April 2016 (7)
  • March 2016 (15)
  • February 2016 (32)
  • January 2016 (21)
  • December 2015 (10)
  • November 2015 (9)
  • October 2015 (21)
  • September 2015 (4)
  • August 2015 (15)

Recent

Comment

Label

  • Destinasi Populer
  • Jawa Tengah
  • News
  • Peluang Bisnis
  • Wisata
  • Wisata Alam
  • Wisata Belanja Dan Kuliner
  • Wisata Budaya
  • Wisata Dunia
  • Wisata Pantai
  • Wisata Pegunungan
  • Wisata Sejarah
  • Home

Distributed By Blogger Templates | Designed By Templatezy